PENDISTRIBUSIAN KONVERSI BANSOS BERAS (RASTRA) MENJADI BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT)

“Momok” nampaknya kata yang pantas untuk menggambarkan Keadaan Sikologi Kuwu Se-Kecamatan patrol sekarang ini terkait dengan Kebijakan Pemerintah Pusat yang harus dilaksanakan di Desa, yaitu Konversi Secara teknis Kebijakan Bantuan Sosial Rastra beralih menjadi Bantuan Pangan Non Tunai BPNT tentunya bagi Kepala Desa/Kuwu terlebih bagi Kuwu yang Baru. Desa merupakan Unit terkecil di dalam Sisitem Pemerintahan Negara Kesatuan Republuk Indonesia sekaligus yang langsung berhadapan dengan masyarakat.

Kekhawatiran yang berlebihan dari para Kuwu ini nampaknya cukup beralasan pasalnya, Bantuan Sosial Berupa Bahan makanan Pokok (beras) selama ini sudah berjalan beberapa tahun dan secara teknis pembagian dilapangan di bagi rata tanpa terkecuali siapapun mendapatkan. Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemensos betul-betul ingin mengaplikasikan sekaligus mengimplementasikan Regulasi terkait dengan hal ini supaya penyaluran Bansos tepat Sasaran sehingga untuk meyikapi sekaligus mensiasati dengan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Senilai Rp 110.000,- Peroarang jadi esensi dari kebijakan ini agar penyaluran Bansos  tepat sasaran dan proporsional sesuai dengan data yang ada.

Bagi Kuwu adanya kebijakan ini menjadi dilema tersendiri di satu sisi teknis yang sudah berjalan yaitu di bagi secara merata di sisi lain, kebijakan yang baru  menuntut pendistribusian Bansos harus sesuai dengan kuantitas data yang ada  Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Ini akan mengurangi jumlah masyarakat yang akan menerima Bansos  secara sistematis akan berimplikasi dan Konsekwensinya Kuwu akan mendapatkan gelombang  Protes dari masyarakat. Apabila Kuwu tidak melaksanakan Kebijakan ini dan tetap akan membagi secara merata maka Konsekuensi Hukum menanti di depan.

Dalam menyikapi hal ini Kecamatan mengadakan Rapat Koordinasi dengan semua Stake Holder yang ada secara intens, Camat Patrol Teguh Budiarso, S.Sos., M.Si Sebagai Orang yang paling bertanggungjawab dalam hal ini mengambil peran yaitu Decision Making tentunya dengan berdasarkan pertimbangan dan masukan dari semua pihak dan keputusan itu tetap melaksanakan sesuai dengan intruksi dari Pemerintah Pusat, Dan Alhamdulillah pendistribusian Bansos dari semua Desa yang ada di Wilayah Kecamatan Patrol  berjalan Kondusif Sukses tanpa ekses.